Sunday, December 22, 2013

Tekad Si Mutiara Kecil



Ibu,……
Entah berapa ribu detik waktu yang kau berikan untuku
Entah berapa ribu langkah yang engkau korbankan demi aku
Entah berapa juta kasih sayang yang telah engkau curahkan untukku

Ibu,…..
Betapa banyak pengorbananmu untuk mutiara kecilmu ini,
Tapi apa yang telah aku lakukan untukmu??
Membantahmu, berkata kasar padamu..
Betapa hebatnya engkau yang mempunyai sejuta maaf untukku,
Serta berjuta-juta doa selalu engkau panjatkan demi aku,

Ibu….
Seiring dengan berjalannya waktu…
Mutiara kecilmu ini tumbuh menjadi dewasa,
Tubuh dan berkekad untuk melakukan apapun demi kebahagianmu,
Tumbuh bersamamu,
Hidup bersamamu,
Dan bahagia bersamamu,

Ibu….
Ijinkan aku untuk untuk selalu membuatmu bahagia. :)



Saturday, December 21, 2013

Egois bukan Kawan tetapi Lawan



BAB 1
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
       Egois merupakan salah satu sifat dan perilaku  yang sangat merugikan. Egois dapat diartikan sebagai suatu sifat dimana seseorang lebih mementingkan kepentingannya sendiri diatas segala galanya tanpa memikirkan hak-hak orang lain. Ironisnya egois banyak dimiliki oleh hampir semua orang di dunia ini,dan mempunyai hubungan yang sangat erat. Bahkan egois merupakan bagian yang tak terpisahkan bagi sekumpulan orang. Sudah banyak contoh dalam kehidupan ini yang menunjukkan perilaku perilaku yang egois. Tengok saja ketika para pengemudi melintas di jalan raya,tak sedikit dari mereka yang jelas jelas melanggar peraturan lalu lintas seperti nekat menerobos lampu merah. Itu salah satu perilaku memikirkan keselamatan orang lain. Tak dapat di pungkiri bahwa egois itu merupakan sifat yang sudah mendarah daging pada setiap manusia,dan sifat egois itu akan membawa manusia ke perilaku perilaku yang banyak menyimpang dari norma yang berlaku di masyarakat entah itu norma umum ataupun norma agama. Semua itu tergantung pada pengandalian diri dari seseorang. Seseorang yang mampu mengendalikan keegoisannya dengan baik maka sifat itu tidak akan menimbulkan kerugian bagi siapapun tapi lebih banyak orang yang tak mampu mengendalikan dirinya dari sikap egois. Sehingga egois itu hanya menimbulkan kerugian bagi dirinya sendiri dan orang lain.
Keegoisan akan menyebabkan permasalahan yang kecil menjadi permasalahan yang besar. Sifat yang egois pun dapat menyebabkan orang merasa tersakiti atau pun kecewa. Adapun beberapa cara penanggulangan sifat yang egois akan di bahas lebih lajut pada karya ilmiah di bawah ini.



B.Rumusan Masalah
1. Apa itu egois?
2. Bagaimana cara menghadapi kawan yang egois?
3. Bagaimana cara menghindari sikap yang egois?

C.Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian antara lain :
1.      Memberi pengertian kepada khalayak bahwa egois merupakan sifat dan perilaku yang merugikan dan harus dihindari.
2.      Membantu seseorang untuk dapat menghilangkan sifat dan perilaku egois melalui beberapa cara yang kami sajikan pada pembahasan karya ilmiah ini.
3.      Meminimalisasikan sifat sifat egois yang tumbuh dalam diri seseorang
4.      Membantu seseorang untuk menghindari sifat egois yang dapat menyebabkan terlanggarnya hak asasi orang lain.

D.Manfaat Penelitian
       Penelitian ini di harapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi banyak orang terutama dalam hal menghindari sifat dan perilaku egois sehingga dapat meningkatkan rasa keadilan sosial dan solidaritas yang tinggi antar sesama agar tidak terjadi diskriminasi terhadap  hak-hak  seseorang pada umumnya.




BAB 2
A.Pengertian Egois
Edward Bok, editor dan penganjur kemanusiaan yang terkenal, mengatakan bahwa apa yang disebut oleh dunia sebagai ego dan kesombongan sebenarnya adalah “bunga api surgawi” yang ditanamkan dalam diri manusia. Setiap manusia merupakan pribadi yang unik dan trsendiri, dan dorongan yang paling kuat dalam setiap orang adalah untuk menjaga individualitas ini, membela sesuatu yang penting ini terhadap semua musuhnya.
Para ahli psikologi klinis dan eksperimental dahaga akan ego juga bersifat universal danalami seperti kelaparan akan makanan. Dan dahaga akan ego juga bersifat universal danalami seperti kelaparan akan makanan. Tubuh memerlukan makanan untuk bisa mempertahankan kelangsungan hidup. Ego,atau kepribadian setiap individu yang unik, memerlukan penghargaan dan persetujuan serta rasa puas karena telah mencapai sesuatu.
Ego yang lapar adalah ego yang jahat. Memperbandingkan ego dengan perut sangat tepat untuk menjelaskan mengapa orang bertindak sebagaiman yang mereka lakukan. Seseorang yang makan kenyang tiga kali sehari tidak terlalu memikirkan perutnya. Tetapi seseorang yang tidak makan satu atau dua hari menjadi benar-benar lapar dan seluruh kepribadiannya tampak berubah, dari orang yang pemurah, periang dan baik hati, dia cenderung akan menjadi suka bertengkar dan jahat. Dia jadi lebih suka mencela. Tidak ada suatu apapun yang memuaskannya. Tidak ada gunanya bagi teman-teanyang beritikad baik untuk menghampirinya dan mengatakan bahwa masalahnya hanyalah bahwa dia “terlalu pemperhatikan perutnya” dan bahwa dia harus mengalihkan pikiran dari perutnya.

Alam telah menempatkan insting dalam setiap makhluk hidup yang mengatakan “Anda dan kebutuhan dasar Anda didahulukan”. Singkatnya dia harus makan, dan memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri, sebelum dia bisa memberikan perhatian kepada hal-hal lainnya.Demikian pula halnya dengan orang yang mementingkan diri sendiri. Bagi pribadi yang sehat jasmani dan rohani serta normal,alam menuntut takaran tertentu penerimaan diri dan persetujuan diri. Dan tidak ada manfaatnya mengecam orang yang mementingkan diri sendiri dan menyuruhnya mengalihkan pikiran dari dirinya sendiri. Dia tidak bisa mengalihkan pikiran dari dirinya sebelum dahaganya akan ego belum terpuaskan. Setelah itu, dia pasti akan mengalihkan pikiran dari dirinya sendiri, dan memberikan perhatiannya kepada pekerjaannya, serta kepada orang lain dan kebutuhan mereka.

B. Tips Menghadapi Teman yang Egois

Perlu disadari juga bahwa setiap orang memiliki sifat egois. Namun sifat egois itu kadarnya dari masing-masing individu berbeda-beda. Dan apabila telah  kelewatan, itu justru menjadi hal yang tidak diinginkan bagi teman, sahabat, atau siapapun yang menjalin hubungan dengan kita. Bagi kita yang punya teman tapi memiliki sifat egois yang menurut kita sudah tidak wajar lagi, jika kita tidak berjiwa besar dan menerima apa adanya dari sifat egois yang dimilikinya, kita pasti  akan merasa tidak nyaman ketika bersamanya. Atau,  kita langsung menjaga jarak dengannya. Berbeda halnya jika kita merasa bahwa dia adalah sahabat kita, pasti kita akan berusaha untuk memberikan perubahan kepada teman kita  agar dapat mengurangi keegoisannya dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.
Dibawah ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi teman yang egois:
1.Sabar
Kita harus lebih sabar dalam menghadapi orang yang egois. Jika kita tiak sabar maka kita pun akan menjadi orang yang egois juga.
2.Menjadi cermin baginya
Kita harus berusaha untuk menjadi cermin bagi teman kita atau siapapun yang egois. Kita berikan pengertian melelui tindakan nyata seperti sesekali kita yang meminta bantuan kepada teman kita yang egois. Dengan begitu kita dapat perlahan lahan memberi pengertian bahwa tidak hanya dia lah yang mempunyai kepentingan yang harus dipenuhi.
3.Berikan kritik dan saran
Kritik yang kita berikan haruslah kritik yang baik yang membangun yang dapat menyadarkan seseorang yang egois agar menyadari bahwa tindakannya tersebut dapat merugikan hak hak orang lain.
4.Berikan pengertian yang tegas.
Jika sudah banyak hal yang kita lakukan secara perlahan lahan tidak membuahkan hasil. Maka langkah terakhir adalah memberikan pengertian secara lisan atau tindakan kepada orang yang egois tersebut untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan sifat egoisnya.Seperti kita memberitahunya secara tegas melalui lisan atau sesekali menolak memenuki permintaannya.
C. Cara Menghindari sifat yang egois
1.Jangan suka berpikiran negatif atau buruk sangka terhadap orang lain.
2. Anda jangan suka membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain.
3. Hilangkan sikap reaktif terhadap berbagai masalah.
4. Kembangkan pikiran positif dalam berbagai hal.
5. Kembangkan empati anda terhadap orang lain.
6. Kembangkan sikap melayani dan mendahulukan kepentingan orang lain.
7. Biasakan diri untuk tersenyum.






BAB 3
A.Kesimpulan
Pribadi egois adalah pribadi yang melihat segala sesuatu dari kacamatanya. Ia tidak bisa memahami pikiran orang, perasaan orang, dan selalu menuntut orang untuk mengikuti pendapatnya. Pribadi egois juga pribadi yang mementingkan dirinya sendiri, dia tidak bisa mempertimbangkan kebutuhan orang, senantiasa mengedepankan kebutuhannya di atas kebutuhan orang lain.
Dapat disimpulkan bahwa pribadi yang egois adalah pribadi yang susah sekali untuk tulus, sebab ujung-ujungnya untuk kepentingannya sendiri.
B.Saran
Menjadi egois adalah penting. Namun, jangan jadikan egois sebagai sifat kita, gunakan egois seperlunya saja. Egois terkadang diperlukan untuk hal yang tidak kita duga.Egois pun juga merupakan sifat yang tidak dapat dipishkan.Namun egois dapat merugikan diri kita sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu kita harus dapat mengontrol sifat egois kita dalam segala hal. Agar tidak merugikan diri kita sekaligus orang lain.
Sekali lagi, semua kembali ke diri kita masing-masing. Dan jangan lupa berdo’a kepada Allah agar hati kita dapat di kontrol dan kita selalu diberikan hidayah-Nya. Karena hanya Allah yang dapat membolak-balikkan perasaan manusia






Daftar Pustaka

Dampak Modernisasi



Dampak Negatif Modernisasi
Urbanisasi
Modernisasi dan globalisasi melahirkan industri yang maju hampir ke seluruh aspek kehidupan manusia. Sekarang ini masyarakat Indonesia. Kebudayaan berurbanisasi karena dari segi ekonomi pekerjaan susah dicari oleh masyarakat desa maka itu masyarakat desa kebanyakan pindah ke kota. Dari segi sosial masyarakat yang mempunyai penghasilan yang cukup pasti memilih pindah ke kota supaya bisa mendapat pendidikan/pekerjaan yang mapan. Selain itu dari segi pendidikan juga mulai maju di kota, maka dari itu masyarakat desa lebih memilih hidup di kota karena pendidikan di kota lebih maju dan baik.

Kesenjangan Sosial Ekonomi
Semakin besar perbedaan untuk mendapatkan kesempatan semakin besar pula tingkat kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi pada masyarakat. Menurut pendapatan perkapita sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi, ketidakmerataan pembangunan antar daerah akibat kebijakan politik dan kekurangsiapan SDM, rendahnya mobilitas sosial yang kurang menyukai persaingan dan kurang usaha.

Pencemaran Lingkungan Alam
Modernisasi pertanian sering mengakibatkan kerusakan lingkungan alam. Sehingga muncul jenis hama yang tahan terhadap obat pembasmi (pestisida). Sementara itu, kerusakan hutan sering diakibatkan oleh pencurian kayu dan penebangan tanpa penanaman kembali yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Selain itu, limbah pabrik yang tidak menghiraukan pentingnya AMDAL dapat mencemari sungai dan udara.

Kriminalitas
Kualitas maupun kuantitas pembangunan/modernisasi yang dilakukan negara berkembang seperti masalah sosial yaitu: menipisnya ras kekeluargaan, meningkatkan sikap individualistis, meningkatnya tingkat persaingan, meningkatnya pola hidup konsumtif. Masalah-masalah tersebut dapat memicu munculnya tindak kriminal.




Lunturnya Eksistensi Jati Diri Bangsa
Di bidang ekonomi, masuknya perusahaan-perusahaan multinasional telah mematikan perusahaan masyarakat. Akibatnya, banyak perusahaan nasional yang gulung tikar dan tingkat pengangguran semakin meningkat. Selain itu kesenian di Indonesia, masuknya pengaruh musik mancanegara telah menyebabkan para pemuda dan remaja Indonesia meninggalkan kesenian asli Indonesia. Orang lebih suka mendengarkan musik-musik barat daripada musik-musik daerah seperti keroncong dan wayang.

Kesimpulan
Jangan hanya membangun tanpa memperhatikan lingkungan alam. Contohnya tetap menyediakan area hijau di sekitar gedung-gedung.


Dampak Positif
a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kemana Masa-Masa Indah Itu Pergi?



20 Mei 2013
apa kini yang kurasa????

yah...seperti pertama kali aku mengenal dunia kost.
seperti pertama kali aku datang kesini.
sepi.....
sunyi..............
tak ada kasih sayang...........
tak ada kegembiraan............
tak ada canda tawa.........

tak ada kejailan........
hanya ada rasa takut yang menyelimuti..


tak kusangka semua telah berubah seperti semula,
yah seperti pertama aku belum mengenal semua itu,
semua yang sudah mengisi hidupku selama perjalananku menempuh dunia FARMASI
dunia yang sangat aku sesali karena aku sudah terjebak didalamnya,
tetapi juga dunia yang sangat aku sayangkan untuk dilewatkan begitu saja.
begitu banyak orang yang membuatku kuat berada didalam dunia itu.
dunia yang awalnya terasa seperti penjara semua berubah menjadi rumah singgah yang sangat nyaman.
bapak ibu yang bersahaja bak orang tua yang selalu melindungi putra-putrinya,
teman-teman yang selalu melindungi dan mensuport bak saudara sendiri,

tetapi semua itu harus berakhir,.
bukan karenaa kita sudah bukan saudara lagi...tetapi karena kita harus menjadi yang lebih baik dari apa yang telah kita raih hari ini.
kita harus menjadi kebanggaan satu sama lain
kita harus menuju pintu yang bernama PINTU KESUKSESAN
dengan jalan kita masing-masing
karena itu kita tak bisa untuk saling bersama


dimana semua rasa kebersamaan yang dulu selalu kita ciptakan???
dimana canda tawa itu?
dimana kasih sayang itu?
dimana suka duka yang selalu kita rasakan bersama????


aku rasa aku harus memutar otakku lebih dalam untuk memikirkan semua kenangan tentang kita.
terlalu banyak,.....
dari hal yang konyol,
memalukan,
menyenangkan.
apa semua itu masih ada dalam memori kalian?

pertama kali kita berada ditempat ini?
pertama kali kita kenalan?

pertama kali kitaa ngobrol?
pertama kali kita makan bareng?
pertama kali kita melaksanakan tradisi yang sering kita sebut " CRYING TOGETHER "?
pertama kali kita keliling solo buat nyari semua peralatan MOS?

hingga saat kita benar-benar merasa seperti saudara yang nggak ingin berpisah..
pernahkah kalian sejenak mengingat momen-moment itu?

sekarang......
disini..
ditempat ini....
ditempat yang lebih kita kenal dengan sebutan "KOST PINK"
semua terasa berbeda

semua kehangatan itu berubah menjadi ketegangan yang mencekam..
semua kebersamaan itu berubah menjadi kesendirian...
dan semua canda tawa itu berubah menjadi tangisan pilu yang sangat mengharapkan semua hal itu nggak akan pernah berakhir...:'(

walaupun jalan kita  berbeda,..
tetapi hanya satu tujuan kita yaitu SUKSES...

Ingatlah semua cerita yang sudah kita tulis bersama di kehidupan kita selama 3 tahun kita menyelesaikan masa "penggodokan" disini....
ditempat yang kita sebut "SMK FARMASI NASIONAL SURAKARTA"

sempatkan walau sepucuk dari waktumu untuk singgah ke masa silammu
masa yang telah mendewasakanmu
dan telah menguatkanmu..
singgahlah sejenak ke hati mereka,,
hati orang-orang yang berada dibalik kesuksesanmu saat ini..

kamu tak akan berarti tanpa bantuan mereka.....:'(