Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Profesionlitas berarti kemampuan untuk bertindak secara profesional. Sedangkan Profesional itu sendiri mempunyai arti suatu hal yang berhubungan dengan profesi. Dan Profesi berarti suatu bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu.
Didalam suatu pekerjaan diperlukan suatu profesionalitas yang tinggi. Dengan tidak mencampur adukkan urusan pribadi dengan urusan pekerjaan itu sudah bisa disebut dengan profesional. Ketika kita sedang mempunyai masalah pribadi, dan masalah itu membuat kita sedih. Ketika bekerja kita harus tetap tersenyum apalagi ketika sedang berhadapan dengan pelanggan. Begitu juga sebaliknya, ketika kita mempunyai masalah di dalam pekrjaan. Kita harus tetap tersenyum dan tidak membawa masalah tersebut ke dalam pribadi kita. Sebagai pekerja yang profesional sudah selayaknya tahu porsi-porsi mana yang menjadi urusan pribadi dan urusan pekerjaan. Agar keduanya
bisa berjalan beriringan dan kita sama-sama sukses di dua bidang tersebut.
bermimpilah setinggi langit, tetapi segeralah bangun untuk meraih mimpi itu, karena kesuksesan tidak akan pernah datang kepada mereka yang tidak pernah mengupayakannya. Do The Best, Be The Best, For The Best
Thursday, July 31, 2014
Saturday, July 26, 2014
Manisnya Kebersamaan Alumni IX A ESSAKA 2010
Awalnya tidak saling mengenal, bahkann belum pernah bertemu. Pertemuan diawali ketika kita sama-sama singgah untuk menimba ilmu di SMP N 1 Klaten. Takdir Tuhan yang meyatukan kita di dalam satu ruangan, satu ikatan keluarga VII A (2007) yang mungkin awalnya hambar, hanya sebatas tegur sapa. Waktu terus berjalan, tanpa kita sadari kita telah melewati waktu satu tahun bersama. Canda tawa, suka duka kita lewati bersama. Seiring dengan berjalannya waktu kita mulai mengenal satu sama lain. Mulai megerti karakter masing-masing.
Setahun berlalu badge di baju kita juga sudah berganti degan tulisan VIIA (2008) , kata orang-orang di jenjang inilah yang paling membahagiakan. Benar, di jenjang ini kebersamaan semakin erat dan rasa kekeluargaannya semakin terlihat. Saling membantu satu sama lain, saling kompak. Semua itu terus berjalan hingga ke jenjang berikutnya. kita bukan lagi menjadi keluarga besar VIIA tetapi kita telah menjadi keluara besar IXA (2009).
Manisnya kebersamaan dan hangatnya kekeluargaan semkin terasa disini. Satu teman kita pindah sekolah, dan yang lebih mengejutkan lagi di akhir semester gasal kita kehilangan salah satu teman kita yang amat kita sayangi. Yang telah banyak berkorban untuk kelas kita, yang berusaha menyelesaikan desain jaket seindah mungkin sebelum dia jatuh sakit. Tuhan lebih menyayangi dia, rasa kehilangan dirasakan oleh semua anggota (KANSAS). Yah kansas adalah nama sebutan untuk kelas kita. Tapi apa daya kita hanya bisa berdoa yang terbaik untuk sahabat kita.
Waktu begitu cepat berjalan, ujian nasional di depan mata. mau tidak mau sebentar lagi kita hrus berpisah. Bukan berpisah untuk selamanya, tetapi berpisah untuk mencari jalan kesuksesan masing-masing. Lantas apakah kebersamaan ini cukup sampai disini?? tentu tidak. Komunikasi diantara kita masih berjalan dan sillaturahmi diantara kita tidak putus begitu saja. Kami mengadakan buka bersama setiap tahunnya. Sehingga silaturahmi dintara kita tetap terjaga. walaupun sangat tidak mudah untuk menyatukan kita yang sudah berbeda sekolah. Apalagi untuk tahun ini, beberapa anggota KANSAS merantau untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi ada juga yang sudah bekerja. tetapi kendala itu tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengadakan acara tahunan.
Dengan susah payah panitia menyelenggarakan acara tersebut. walaupun tidak semuanya datang, karena memang saat ini sudah mempunyai tanggung jawab masing-masing yang munkin memang tidak bisa ditinggalkan. tetapi kebahagiaan terlihat jelas di raut wajah semua anggota KANSAS yang hadir. Dan insyaallah acara tahunan ini akan terus berlanjut hingga manisnya kebersamaaan ini tidak pudar sedikitpun. :)
Setahun berlalu badge di baju kita juga sudah berganti degan tulisan VIIA (2008) , kata orang-orang di jenjang inilah yang paling membahagiakan. Benar, di jenjang ini kebersamaan semakin erat dan rasa kekeluargaannya semakin terlihat. Saling membantu satu sama lain, saling kompak. Semua itu terus berjalan hingga ke jenjang berikutnya. kita bukan lagi menjadi keluarga besar VIIA tetapi kita telah menjadi keluara besar IXA (2009).
Manisnya kebersamaan dan hangatnya kekeluargaan semkin terasa disini. Satu teman kita pindah sekolah, dan yang lebih mengejutkan lagi di akhir semester gasal kita kehilangan salah satu teman kita yang amat kita sayangi. Yang telah banyak berkorban untuk kelas kita, yang berusaha menyelesaikan desain jaket seindah mungkin sebelum dia jatuh sakit. Tuhan lebih menyayangi dia, rasa kehilangan dirasakan oleh semua anggota (KANSAS). Yah kansas adalah nama sebutan untuk kelas kita. Tapi apa daya kita hanya bisa berdoa yang terbaik untuk sahabat kita.
Waktu begitu cepat berjalan, ujian nasional di depan mata. mau tidak mau sebentar lagi kita hrus berpisah. Bukan berpisah untuk selamanya, tetapi berpisah untuk mencari jalan kesuksesan masing-masing. Lantas apakah kebersamaan ini cukup sampai disini?? tentu tidak. Komunikasi diantara kita masih berjalan dan sillaturahmi diantara kita tidak putus begitu saja. Kami mengadakan buka bersama setiap tahunnya. Sehingga silaturahmi dintara kita tetap terjaga. walaupun sangat tidak mudah untuk menyatukan kita yang sudah berbeda sekolah. Apalagi untuk tahun ini, beberapa anggota KANSAS merantau untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi ada juga yang sudah bekerja. tetapi kendala itu tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengadakan acara tahunan.
Dengan susah payah panitia menyelenggarakan acara tersebut. walaupun tidak semuanya datang, karena memang saat ini sudah mempunyai tanggung jawab masing-masing yang munkin memang tidak bisa ditinggalkan. tetapi kebahagiaan terlihat jelas di raut wajah semua anggota KANSAS yang hadir. Dan insyaallah acara tahunan ini akan terus berlanjut hingga manisnya kebersamaaan ini tidak pudar sedikitpun. :)
Wednesday, July 23, 2014
Monday, July 21, 2014
Pasar Legi Jatinom
"Legi" dalam bahasa jawa berarti manis, selain itu legi juga merupakan salah satu nama hari pasaran yang merupakan siklus pekan dalam masyarakat jawa. Ada 5 hari dalam siklus pekan masyarakat jawa yang biasa disebut Pancawara. 5 hari itu adalah legi, pahing, pon, wage, kliwon.
Ada tradisi unik di bagian utara kabupaten Klaten, tepatya di Jatinom, Klaten. ketika hari pasaran "legi" di Jatinom ada pasar dadakan yang biasa disebut "Pasar Legi". Pasar tersebut menjajakan berbagai macam kebutuhan. mulai dari pakaian, barang-barang kebutuhan rumah tangga, sepeda, hewan ternak dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut ada yang dijual dalam kondisi baru mupun dalsm kondisi bekas. tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan harga ditoko. tetapi jangan khawatir karena kualitasnya nggak kalah sama yang dijual di toko. Sensasi membeli juga lebih terasa karena harga dapat ditawar. Tradisi ini sudah lama ada dan sampai sekarang masih dibudayakan. Bahkan bisa dikatakan pasar legi tak pernah sepi pengunjung.
Belanja di pasar tradisional itu murah tetapi kualitasnya tidak murahan. Jadi jangan gengsi untuk sekedar mampir dan belanja di pasar tradisional. kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan. cintai produk dan budaya dalam negri.
Ada tradisi unik di bagian utara kabupaten Klaten, tepatya di Jatinom, Klaten. ketika hari pasaran "legi" di Jatinom ada pasar dadakan yang biasa disebut "Pasar Legi". Pasar tersebut menjajakan berbagai macam kebutuhan. mulai dari pakaian, barang-barang kebutuhan rumah tangga, sepeda, hewan ternak dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut ada yang dijual dalam kondisi baru mupun dalsm kondisi bekas. tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan harga ditoko. tetapi jangan khawatir karena kualitasnya nggak kalah sama yang dijual di toko. Sensasi membeli juga lebih terasa karena harga dapat ditawar. Tradisi ini sudah lama ada dan sampai sekarang masih dibudayakan. Bahkan bisa dikatakan pasar legi tak pernah sepi pengunjung.
Belanja di pasar tradisional itu murah tetapi kualitasnya tidak murahan. Jadi jangan gengsi untuk sekedar mampir dan belanja di pasar tradisional. kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan. cintai produk dan budaya dalam negri.
Sunday, July 20, 2014
Pesan Sahabat
Sahabat.....
Sosokmulah yang senantiasa menghiasi setiap langkahku, kasih sayangmulah yang selalu menjadi stimulan untukku, canda tawamu yang selalu menghadirkan senyumanku. Suka duka kita lewati bersama,
kebersamaanlah yang menjaga hubungan kita.
Seiring dengan berjalannya waktu,aku dan kamu semakin tumbuh, tumbuh menjadi mnusia yang lebih baik lagi, tumbuh menjadi manusia yang lebih berguna. Tak bisa dipugkiri, jalan kita tak selalu sama, Tuhan tidak menakdirkan kita untuk sealu berjalan di rute yang sama. Karena memang tak selamanya kita berada di dalam fase ini, fase dimana belum ada kedewasaan di dalamnya.
Hari demi hari berganti, pola pikirpun juga seharusnya berganti. Inilah yang mengharuskan kita megambil jalan kita masig-masing. Karena pada dasarnya perkembangan pola pikir masing-masing orang sangatlah berbeda. Dan ketika perbedaan itu muncul, lantas apakah seorang sahabat harus meninggalkan sahabatnya??? Meninggalkan sosok yang selama ini mendampinginya, sosok yang selama ini menjadi penguatnya. Secara fisik memang pasti seorang sahabat dengan berat hati akan meniggalkan sahabatnya, tetapi dari hati kecilnya??? saya rasa sahabat sejati itu tidak akan pernah melupakan sahabatnya. dia akan selalu rindu kepada sahabatnya. bahkan hal sekecil apapun yang pernah dilakukan dengan sahabatya akan selalu terekam di memorinya.
Inilah yang dinamakan sahabat sejati, sampai kapanpun tali silaturahminya tidak akan terputus. Saling mengerti dan tolerasi terhadap sahabatnyalah yang menjadi kunci utama langgegnya sebuah persahabatan. Ingatlah sahabatmu ketka dia jauh, peluklah dengan penuh kasih sayang ketika di dekat. Sahabatmu tak menginginkan apapun darimu, mereka hanya ingin kamu selalu mengingatnya, walau hanya sekedar menanyakan kabar. Mereka tidak menginginkn lebih dari itu
Mari kita merenung, apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk sahabat kita? apakah kita senantiasa merindukannya ketika kita jauh? apakan kita senantiasa mendoakannya?? apakah kita masih merekam semua memori tentang kebersamaan dengannya? atau apa kita sudah menghapusnya???
sahabat itu bukan dia yang selalu ada saat kita bahagia tetapi sahabat sejati itu selalu ada saat kita sedang bahagia maupun sedih. Dan sahabat itu tidak mengenal jarak dan waktu. Sejauh apapun jarak yang memisahkan, selama apapun mereka tidak bertemu, itu bukan alasan untuk memutuskan sebuah persahabatan. karena sejatinya tidak ada mantan sahabat di dalam kamus kehidupan.
tetaplah jalin persahabatan hari ini, besok, lusa dan selamanya.
Sosokmulah yang senantiasa menghiasi setiap langkahku, kasih sayangmulah yang selalu menjadi stimulan untukku, canda tawamu yang selalu menghadirkan senyumanku. Suka duka kita lewati bersama,
kebersamaanlah yang menjaga hubungan kita.
Seiring dengan berjalannya waktu,aku dan kamu semakin tumbuh, tumbuh menjadi mnusia yang lebih baik lagi, tumbuh menjadi manusia yang lebih berguna. Tak bisa dipugkiri, jalan kita tak selalu sama, Tuhan tidak menakdirkan kita untuk sealu berjalan di rute yang sama. Karena memang tak selamanya kita berada di dalam fase ini, fase dimana belum ada kedewasaan di dalamnya.
Hari demi hari berganti, pola pikirpun juga seharusnya berganti. Inilah yang mengharuskan kita megambil jalan kita masig-masing. Karena pada dasarnya perkembangan pola pikir masing-masing orang sangatlah berbeda. Dan ketika perbedaan itu muncul, lantas apakah seorang sahabat harus meninggalkan sahabatnya??? Meninggalkan sosok yang selama ini mendampinginya, sosok yang selama ini menjadi penguatnya. Secara fisik memang pasti seorang sahabat dengan berat hati akan meniggalkan sahabatnya, tetapi dari hati kecilnya??? saya rasa sahabat sejati itu tidak akan pernah melupakan sahabatnya. dia akan selalu rindu kepada sahabatnya. bahkan hal sekecil apapun yang pernah dilakukan dengan sahabatya akan selalu terekam di memorinya.
Inilah yang dinamakan sahabat sejati, sampai kapanpun tali silaturahminya tidak akan terputus. Saling mengerti dan tolerasi terhadap sahabatnyalah yang menjadi kunci utama langgegnya sebuah persahabatan. Ingatlah sahabatmu ketka dia jauh, peluklah dengan penuh kasih sayang ketika di dekat. Sahabatmu tak menginginkan apapun darimu, mereka hanya ingin kamu selalu mengingatnya, walau hanya sekedar menanyakan kabar. Mereka tidak menginginkn lebih dari itu
Mari kita merenung, apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk sahabat kita? apakah kita senantiasa merindukannya ketika kita jauh? apakan kita senantiasa mendoakannya?? apakah kita masih merekam semua memori tentang kebersamaan dengannya? atau apa kita sudah menghapusnya???
sahabat itu bukan dia yang selalu ada saat kita bahagia tetapi sahabat sejati itu selalu ada saat kita sedang bahagia maupun sedih. Dan sahabat itu tidak mengenal jarak dan waktu. Sejauh apapun jarak yang memisahkan, selama apapun mereka tidak bertemu, itu bukan alasan untuk memutuskan sebuah persahabatan. karena sejatinya tidak ada mantan sahabat di dalam kamus kehidupan.
tetaplah jalin persahabatan hari ini, besok, lusa dan selamanya.
Thursday, July 17, 2014
dari Bersyukur Menjadi Kebahagiaan
Bersyukur adalah suatu kata yang sangat simpel untuk diucapkan, tetapi tidak untuk dilakukan. Pada dasarnya bersyukur berarti berterimakasih atas apa yang telah Allah berikan kepada kita, atas apa yang Allah anugerahkan kepada kita. Allah telah memberika apapun yang kita butuhkan. tapi belum tentu juga Allah memberikan apa yang kita inginkan. terkadang kita menginginkan sesuatu yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Misalnya kita ingin mobil mewah hanya karena gengsi, padahal sebenarnya kita belum butuh itu, dan hal yng sebenarnya kita butuhan malah dikesampingkan. Itulah yang terkadang membuat manusia berargumen bahhwa Allah tidak adil. Mengapa teman-teman bisa naik mobil mewah, bisa punya rumah bagus, sedangkan dia hanya hidup dalam kesederhaan. Dan hal itu juga merupakan salah satu faktor ketidaksyukuran manusia terhadap Sang Pencipta. Padahal kalau kita kaji ulang, Allah itu telah memberikan kehidupan untuk kita, mata yang bisa melihat keindahan alam, telinga yang bisa mendengarka nasehat-nasehat dan lantunan ayat suci, mulut yang tidak kaku untuk bersyahadat dan selalu mengucap namaNYA, anggota tubuh yang bisa digunakan untuk menjalankan perintahNYA (sholat). Itu semua hanya sebagian kecil dari anugerah yang diberikan Tuhan. Karena kita sebagai manusia biasa tidak bisa menghitung anugerah yang telah Tuhan berikan kepada kita, anugrah yang sungguh banyak. Mengapa kita masih mengeluh dengan apa yang sudah kita miliki??toh apapun yang kita miliki ini sebenarnya hanyalah titipan Tuhan yang harus digunakan dengan baik dan harus dipertanggungjawabkan nantinya. gunakan apapun yang telah diberikan Tuhan untuk selalu berkarya demi keluarga, agama, nusa dan bangsa. dengan begitu insyallah kita akan senantiasa bersyukur. Dengan bersyukur hidup kita akan menjadi tenang, menerima apapun yang diberikan Allah, tidak mengeluh, itulah awal dari sebuah kebahagiaan. Karena pada dasarnya bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur, tetapi dengan bersyukur kita akan jauh lebih bahagia.
Friday, July 11, 2014
memaafkan dari hati bukan hanya lisan
maaf........
sebuah kata yang sangat tidak asing dalam keidupan kita. begitu mudahnya lidah mengucapkan kata maaf, tetapi hatinya????sungguh mudah lidah ini berucap maaf dan berucap kita memaafkan kesalahan orang lain. tetapi tak mudah hatinya untuk pulih kembali seperti semula. karena sedikit saja goresan yang melukai hati, dapat membekas dan bahkan semakin dalam. tak jarang orang berargumen " memaafkan itu mudah tetapi untuk mengembalikan kepercayaan itu yang susah". untuk apa lisan berucap memaafkan ketika hati masih saja tidak bisa menghapus luka itu, setidaknya menutupi luka itu dengan rasa cinta dan kasih sayang. jika saja kepercayaan itu belum kembali sama saja hati kita belum bisa memaafkan.
Tuhan saja selalu memaafkan kesalahan umatnya, walaupun umatnya itu berulang kali melakukan kesalahan kepadaNYA. Tuhan yang maha kaya saja juga kaya maaf. sedangkan kita sebagai manusia yang punya segudang kekurangan dan kesalahan, yang sering meminta maaf kepada Tuhan. apa kita pantas untuk tidak memaafkan kesalahan orang lain? seberapa besar kesalahan orang terhadap kita, pasti ada titik tengah yang bisa diambil dan diselesaikan dengan baik. sabar adalah kunci utama dari memaafkan. ketika kita sabar menghadapi apapun ujian, apapun cobaan dari Tuhan, dengan mudah hati kita akan memaafkan kesalahan orang lain tanpa lisan harus berbicara. karena sama saja kita akan menjadi eorag yang munafik ketika lisan kita bisa memaafka tetapi hati kita masih menyimpan dendam. sungguh dendam adalah penyakit hati yang harus kita jauhi.
belajarlah bersabar dan ikhlas memaafkan orang lain dari hati, bukan hanya dari lisan jika kita tidak mau mejadi seorang yang munafik.
sebuah kata yang sangat tidak asing dalam keidupan kita. begitu mudahnya lidah mengucapkan kata maaf, tetapi hatinya????sungguh mudah lidah ini berucap maaf dan berucap kita memaafkan kesalahan orang lain. tetapi tak mudah hatinya untuk pulih kembali seperti semula. karena sedikit saja goresan yang melukai hati, dapat membekas dan bahkan semakin dalam. tak jarang orang berargumen " memaafkan itu mudah tetapi untuk mengembalikan kepercayaan itu yang susah". untuk apa lisan berucap memaafkan ketika hati masih saja tidak bisa menghapus luka itu, setidaknya menutupi luka itu dengan rasa cinta dan kasih sayang. jika saja kepercayaan itu belum kembali sama saja hati kita belum bisa memaafkan.
Tuhan saja selalu memaafkan kesalahan umatnya, walaupun umatnya itu berulang kali melakukan kesalahan kepadaNYA. Tuhan yang maha kaya saja juga kaya maaf. sedangkan kita sebagai manusia yang punya segudang kekurangan dan kesalahan, yang sering meminta maaf kepada Tuhan. apa kita pantas untuk tidak memaafkan kesalahan orang lain? seberapa besar kesalahan orang terhadap kita, pasti ada titik tengah yang bisa diambil dan diselesaikan dengan baik. sabar adalah kunci utama dari memaafkan. ketika kita sabar menghadapi apapun ujian, apapun cobaan dari Tuhan, dengan mudah hati kita akan memaafkan kesalahan orang lain tanpa lisan harus berbicara. karena sama saja kita akan menjadi eorag yang munafik ketika lisan kita bisa memaafka tetapi hati kita masih menyimpan dendam. sungguh dendam adalah penyakit hati yang harus kita jauhi.
belajarlah bersabar dan ikhlas memaafkan orang lain dari hati, bukan hanya dari lisan jika kita tidak mau mejadi seorang yang munafik.
Thursday, July 10, 2014
KERINDUAN
saya nggak tahu apa yang sedang saya rasakan saat ini.
yang jelas rasa rindu ini semakin nyata,
tergambar jelas wajah sahabat-sahabatku,
tergambar jelas wajah orang-orang yang mengisi hidupku selama aku tiggal disana.
rindu akan tempat indah itu, tempat yang nyaman, yang saat ini sedang aku cari,
bukan tepatnya yang terpenting, tetapi kenyamanannya saat berada disana,
kehangatan kekeluargaan yang sangat kental,
entah apa yang kurang saat ini,
yang jelas rasa nyaman itu belum muncul sama sekali,
yang ada hanya kegelisahan ,
apa karena aku lupa bersyukur??
apa aku lupa punya mutiara-mutiara yang selalu menyinari hari-hariku??
entahlah, rasa nyaman seakan semakin menjauh dan kegundahan semakin menyerang,
rindu ini semakin menusuk dalam hatiku.
air mata ini tak terbendung lagi, mengalir begitu deras,
mengalir bersama memori yang aku putar kembali ke masa silam,
masa yang begitu indah, masa yang begitu damai,
masa yang nggak akan terulang,
ketika saya menemukan lingkungan baru , semuanya terasa hambar,
setelah saya sadari, aku bukan hanya rindu akan lingkungan itu atau bahkan tempat itu
tetapi aku rindu dengan semua aspek yang ada di dalamnya.
karena itu adalah satu kesatuan yang takkan terpisahkan.
segila-gilaya seorang sahabat dia akan tetap menyayangi sahabatnya,
dia akan tetap melindungi sahabatnya walaupun dari jarak jauh,
dia akan tetap memiliki rasa kerinduan terhadap sahabatnya.
dan semoga kita dikaruniai sahabat sejati yang sangat menyayangi kita.
yang jelas rasa rindu ini semakin nyata,
tergambar jelas wajah sahabat-sahabatku,
tergambar jelas wajah orang-orang yang mengisi hidupku selama aku tiggal disana.
rindu akan tempat indah itu, tempat yang nyaman, yang saat ini sedang aku cari,
bukan tepatnya yang terpenting, tetapi kenyamanannya saat berada disana,
kehangatan kekeluargaan yang sangat kental,
entah apa yang kurang saat ini,
yang jelas rasa nyaman itu belum muncul sama sekali,
yang ada hanya kegelisahan ,
apa karena aku lupa bersyukur??
apa aku lupa punya mutiara-mutiara yang selalu menyinari hari-hariku??
entahlah, rasa nyaman seakan semakin menjauh dan kegundahan semakin menyerang,
rindu ini semakin menusuk dalam hatiku.
air mata ini tak terbendung lagi, mengalir begitu deras,
mengalir bersama memori yang aku putar kembali ke masa silam,
masa yang begitu indah, masa yang begitu damai,
masa yang nggak akan terulang,
ketika saya menemukan lingkungan baru , semuanya terasa hambar,
setelah saya sadari, aku bukan hanya rindu akan lingkungan itu atau bahkan tempat itu
tetapi aku rindu dengan semua aspek yang ada di dalamnya.
karena itu adalah satu kesatuan yang takkan terpisahkan.
segila-gilaya seorang sahabat dia akan tetap menyayangi sahabatnya,
dia akan tetap melindungi sahabatnya walaupun dari jarak jauh,
dia akan tetap memiliki rasa kerinduan terhadap sahabatnya.
dan semoga kita dikaruniai sahabat sejati yang sangat menyayangi kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)

