"Legi" dalam bahasa jawa berarti manis, selain itu legi juga merupakan salah satu nama hari pasaran yang merupakan siklus pekan dalam masyarakat jawa. Ada 5 hari dalam siklus pekan masyarakat jawa yang biasa disebut Pancawara. 5 hari itu adalah legi, pahing, pon, wage, kliwon.
Ada tradisi unik di bagian utara kabupaten Klaten, tepatya di Jatinom, Klaten. ketika hari pasaran "legi" di Jatinom ada pasar dadakan yang biasa disebut "Pasar Legi". Pasar tersebut menjajakan berbagai macam kebutuhan. mulai dari pakaian, barang-barang kebutuhan rumah tangga, sepeda, hewan ternak dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut ada yang dijual dalam kondisi baru mupun dalsm kondisi bekas. tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan harga ditoko. tetapi jangan khawatir karena kualitasnya nggak kalah sama yang dijual di toko. Sensasi membeli juga lebih terasa karena harga dapat ditawar. Tradisi ini sudah lama ada dan sampai sekarang masih dibudayakan. Bahkan bisa dikatakan pasar legi tak pernah sepi pengunjung.
Belanja di pasar tradisional itu murah tetapi kualitasnya tidak murahan. Jadi jangan gengsi untuk sekedar mampir dan belanja di pasar tradisional. kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan. cintai produk dan budaya dalam negri.
No comments:
Post a Comment