Friday, July 11, 2014

memaafkan dari hati bukan hanya lisan

maaf........
sebuah kata yang sangat tidak asing dalam keidupan kita. begitu mudahnya lidah mengucapkan kata maaf, tetapi hatinya????sungguh mudah lidah ini berucap maaf dan berucap kita memaafkan kesalahan orang lain. tetapi tak mudah hatinya untuk pulih kembali seperti semula. karena sedikit saja goresan yang melukai hati, dapat membekas dan bahkan semakin dalam. tak jarang orang berargumen " memaafkan itu mudah tetapi untuk mengembalikan kepercayaan itu yang susah". untuk apa lisan berucap memaafkan ketika hati masih saja tidak bisa menghapus luka itu, setidaknya menutupi luka itu dengan rasa cinta dan kasih sayang. jika saja kepercayaan itu belum kembali sama saja hati kita belum bisa memaafkan.

Tuhan saja selalu memaafkan kesalahan umatnya, walaupun umatnya itu berulang kali melakukan kesalahan kepadaNYA. Tuhan yang maha kaya saja juga kaya maaf. sedangkan kita sebagai manusia yang punya segudang kekurangan dan kesalahan, yang sering meminta maaf kepada Tuhan. apa kita pantas untuk tidak memaafkan kesalahan orang lain? seberapa besar kesalahan orang terhadap kita, pasti ada titik tengah yang bisa diambil dan diselesaikan dengan baik. sabar adalah kunci utama dari memaafkan. ketika kita sabar menghadapi apapun ujian, apapun cobaan dari Tuhan, dengan mudah hati kita akan memaafkan kesalahan orang lain tanpa lisan harus berbicara. karena sama saja kita akan menjadi eorag yang munafik ketika lisan kita bisa memaafka tetapi hati kita masih menyimpan dendam. sungguh dendam adalah penyakit hati yang harus kita jauhi.

belajarlah bersabar dan ikhlas memaafkan orang lain dari hati, bukan hanya dari lisan jika kita tidak mau mejadi seorang yang munafik.

No comments:

Post a Comment