ANALISIS
INTRINSIK DAN EKSTRINSIK
Cerpen
“ Malaikat Penyelamat Impianku “
A. Unsur Intrinsik
Unsur
Intrinsik adalah Unsur yang membangun karya Sastra dari dalam karya satra itu
sendiri.
1.
Tema
Tema
dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ adalah pendidikan.
2.
Alur
Di
dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ menggunakan alur maju yang
terlihat pada halaman 4.
“Ujian
Nasional usai dan sekarang saatnya Jully untuk menghadapi test penerimaan siswa
baru. Jully melaksanakan test dengan sedikit ragu untuk bisa diterima karena
persaingan yang sangat ketat. Peserta yang mengikuti test sekitar 800 orang
padahal yang bisa masuk hanya 150 siswa. Ortangtua Jullypun juga sangat cemas
dan takut jika Jully tidak diterima nantinya.
Seminggu
setelah test berlangsung pengumumanpun keluar. Jully masuk didalam daftar siswa
yang diterima.”
Pada
penggalan tersebut jelas menunjukkan bahwa cerpen tersebut menggunakan alur
maju. “Ujian Nasional usai dan sekarang saatnya Jully untuk menghadapi test
penerimaan siswa baru”, kemudian dilanjutkan pada paragraf berikutnya yang
berisi “Seminggu setelah test berlangsung pengumumanpun keluar. Jully masuk
didalam daftar siswa yang diterima”
3.
Latar
Di
dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ menggunakan latar suasana dan
tempat.
- Latar tempat :
-
Di rumah yang
ditunjukkan pada halaman 3 “Sampai suatu ketika ada saudara jauhnya yang
berkunjung kerumahnya, Susan namanya.”
-
Di sekolah yang
ditunjukkan pada halaman 4 “Jully melaksanakan test dengan sedikit ragu untuk
bisa diterima karena persaingan yang sangat ketat.”
- Latar suasana :
-
Tidak disangka (
terkejut) yang ditunjukkan pada halaman 4 “Jully masuk didalam daftar siswa
yang diterima. Dan tidak disangka, Jully ternyata masuk 10 besar dari semua
peserta yang mengikuti tes.”
-
Bangga, bahagia
yang ditunjukkan pada halaman 4 “Dengan bangga Jully membawa kabar bahagia itu
kepada orangtuanya.”
-
Bimbang yang
ditunjukkan pada halaman 1 “Memasuki semester terakhir di sekolah ( kelas IX
semester genap), dia mulai bimbang untuk menentukan bagaimana kelanjutan
pendidikannya. Dia berkeinginan untuk melanjutkan ditingkat SMA, tetapi dia
juga harus sadar bahwa penghasilan orangtuanya sangat pas-pasan.”
-
Kecewa yang
ditunjukkan pada halaman 2 “. Namun, keluarga kecil itu akhirnya kecewa setelah
tau besarnya biaya untuk bisa masuk disekolah itu dan biaya-biaya lain seperti
uang sekolah, buku dan lain-lain.
-
Terharu yang
ditunjukkan pada halaman 4 “Tetapi tak disangka Susan malah menjawab : ”kenapa harus pinjam??kan saya sudah sanggup
menyekolahkan”
Mendengar
perkataan seperti itu ibu Jully menangis terharu dan mengucap syukur atas apa
yang telah diterimanya. Dan sekarang Jully sudah bisa bersekolah di tempat yang
dia inginkan.”
4. Tokoh dan Perwatakan
Tokoh
dan perwatakan dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ adalah :
-
Jully : tidak mudah menyerah yang dapat dilihat
pada halaman 3 “Jully tidak patah semangat, walaupun dia belum tahu bagaimana
kelanjutan pendidikannya nanti, dia tetap belajar dengan sungguh-sungguh. Dia
ingin menunjukkan hasil yang terbaik untuk orangtuanya dan ingin membanggakan
orangtuanya. Dan dia juga ingin mewujudkan keinginannya, dia ingin menunjukkan
kepada semua orang bahwa dia bisa.”
-
Ibu Jully :
bijaksana yang dapat dilihat pada halaman 2 “Dan ujung-ujungnya ibunya hanya
bisa berkata : “ jika Tuhan mengijinkan
kamu bersekolah disitu, Tuhan pasti akan menunjukkan jalanNya, serahkan semua
kepada Tuhan “. Kata-kata itu
yang selalu terucap diakhir pembicaraan setiap kali mereka membicarakan sekolah
lanjutan.”
-
Susan : baik hati dan suka membantu yang ditunjukkan
pada halaman 3 “Jullypun mengambil raportnya, setelah susan mengamati beberapa
nilai jully akhirnya Susan mengambil keputusan untuk membantu biaya sekolah
Jully nantinya.”
5.
Sudut Pandang
Dalam cerpen “ Malaikat
Penyelamat Impianku “ menggunakan sudut pandang orang ketiga yang dibuktikan
dengan kata “Dia”
6.
Amanat
Amanat
dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ adalah tidak ada yang tidak
mungkin terjadi jika kita mau berusaha dan terus berdoa. Karena Tuhan selalu
sayang kepada orang yang sabar dan mau berusaha. Dan sesulit apapun itu jika
Tuhan menghendaki pasti Tuhan akan memberikan jalan.
7.
Bahasa
Bahasa
yang digunakan dalam cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ adalah bahasa Indonesia.
B. Unsur ekstrinsik
Unsur
ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari luar karya satra
tersebut.
Dalam
cerpen “ Malaikat Penyelamat Impianku “ menggunakan latar belakang (pengalaman)
pengarang sebagai bahan inspirasinya. Yaitu tentang pengalaman pengarang saat
dia ingin meraih impian di salah satu sekolah yang dia inginkan. Dan saat
kesulitan biaya menjadi masalah utama dalam menggapai impian tersebut,
datanglah seorang malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk membantu penulis
mewujudkan impiannya. Setelah terus berusaha dan berdoa serta dengan bantuan
tersebut akhirnya penulis bisa menuntut ilmu di sekolah yang dia inginkan.
No comments:
Post a Comment